Hari ini GIA Drcipto genap berusia 39 tahun, sebuah perjalanan panjang yang ditempuh dengan segala permasalahan yang membelitnya membuat GIA Drcipto semakin dewasa dan matang. Gereja yang terletak dijalan Dr Cipto, terbilang cukup besar dibandingkan gerejaku yang kutinggalkan pada pertengahan dekade 90-an, yang saat itu gembala sidangnya masih pak Yohan. Pada masanya perayaan ulang tahun GIA Drcipto pernah dirayakan di hall Matahari simpanglima. Yang masih kuingat kala itu dalam opera drama menceritakan perjalanan hidup pak Yohan dalam berkarir diGIA Drcipto, pada waktu itu sosok pak Yohan diperan oleh anaknya sendiri.
Kenanganku terindah yang tak akan pernah kulupakan dari GIA Drcipto, sewaktu aku melaksanakan pernikahan disini. Hari sabtu
pada tanggal 5 Desember 1998, sekitar pukul 09.00 dengan Pendeta Timotius Arsuroso dan pendeta pendamping Pendeta Yulianto, pernikahan berlangsung sangat khidmat dan sukses. Sebelum pelaksanaan prosesi pernikahan didahului dengan pembekalan dalam acara katekisasi pernikahan yang berjalan sampai sembilan kali pertemuan, pada waktu itu pembicara Pendeta Andreas P Chandra. Pengalaman pengurusan administrasi yang sangat mudah dan sangat membantu terasa dalam pelayanan bagi jemaat yang membutuhkan. Tak lupa jasa baik yang ditunjukkan oleh mbak Wahyu dan ibu Kartomo dalam pengurusan administrasi digereja maupun dikantor catatan sipil.
GIA Drcipto juga pernah membantu meringankan beban keluarga, ketika kami kehilangan ibu, yang statusnya juga masih anggota GIA Drcipto. Bantuan dalam bentuk pemberian peti jenasah dan bis pelayat sangat menolong proses pemakaman ibu. Kehadiran Pendeta David Subiyono dalam kebaktian untuk menghormati ibu, juga sangat melegakan hati kami sekeluarga.
Inilah kebahagiaan yang kami terima dan berkah yang dipancarkan oleh gereja untuk kemuliaan jemaatnya, terima-kasih GIA DrCipto, selamat ulang tahun semoga semakin berjaya dan maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar